PENINGKATAN MINAT DAN KEMAMPUAN LITERASI MELALUI KEGIATAN MENULIS CERPEN DAN SURAT UNTUK MASA DEPAN DI KELAS IV DAN V SDI BATANGKALUKU GOWA

Penulis

  • adminjurnal adminjurnal
  • Sri Wahyuni Febriyanti Adam Universitas Hasanuddin
  • Sahriyanti Saad Universitas Hasanuddin

Kata Kunci:

Literasi, Sekolah Dasar, Permainan Edukatif, Motivasi Belajar

Abstrak

Kegiatan literasi di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berbahasa, berpikir kritis, dan keterampilan komunikasi siswa. Namun, dalam praktiknya, banyak siswa yang mengalami kesulitan mengekspresikan diri dan kurang antusias dalam pembelajaran menulis. Artikel ini membahas implementasi kegiatan Kunjungan Literasi di sekolah dasar khususnya SDI Batangkaluku, dengan dua program utama: (1) Pengalaman Liburanku–menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi, dan (2) Untukku di Masa Depan–menulis surat kepada diri sendiri yang akan dibaca kembali di masa mendatang. Kegiatan ini diawali dengan ice breaking dan permainan edukatif untuk meningkatkan motivasi dan keberanian siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan partisipasi aktif siswa dalam menulis dan membacakan karya mereka. Pendekatan ini relevan dengan teori perkembangan kognitif Piaget, teori motivasi belajar Keller, dan penelitian terdahulu tentang peran permainan edukatif dalam meningkatkan literasi. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi guru, pendidik, dan pegiat literasi dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan efektif.

Biografi Penulis

Sri Wahyuni Febriyanti Adam, Universitas Hasanuddin

Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Hasanuddin

Sahriyanti Saad, Universitas Hasanuddin

Departemen Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin

Referensi

Alber, R., Miller, E., & Friedman-Krauss, A. H. (2022). Guided play: Principles and practices for supporting early literacy and learning. Early Childhood Research Quarterly, 59, 12–24. https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2021.11.004

Bruner, J. S. (1983). Child’s Talk: Learning to Use Language. New York, NY: W. W. Norton & Company.

ERIC. (2011). Scaffolding strategies to improve writing and public speaking in elementary school. ERIC Digest.

Formosinho, J., Oliveira-Formosinho, J., & Araújo, S. B. (2021). Scaffolding young children's storytelling: A play-based approach. Early Childhood Education Journal, 49(5), 857–869. https://doi.org/10.1007/s10643-020-01131-w

Gross, J. J., & John, O. P. (2003). Individual differences in two emotion regulation processes: Implications for affect, relationships, and well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 85(2), 348–362.

Keller, J. M. (1987). Development and use of the ARCS model of instructional design. Journal of Instructional Development, 10(3), 2–10.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Gerakan Literasi Nasional. Jakarta: Kemdikbud.

Piaget, J. (1972). The Psychology of the Child. New York, NY: Basic Books.

Pianta, R. C., Hamre, B. K., & Allen, J. P. (2012). Teacher–student relationships and engagement: Conceptualizing, measuring, and improving the capacity of classroom interactions. In S. L. Christenson, A. L. Reschly, & C. Wylie (Eds.), Handbook of Research on Student Engagement (pp. 365–386). New York, NY: Springer. https://doi.org/10.1007/978-1-4614-2018-7_17

UNESCO. (2004). The plurality of literacy and its implications for policies and programmes. Paris: UNESCO. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000136246

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Wikipedia. (n.d.-a). Instructional scaffolding. Retrieved [Date], from https://en.wikipedia.org/wiki/Instructional_scaffolding

Wikipedia. (n.d.-c). School climate. Retrieved [Date], from https://en.wikipedia.org/wiki/School_climate

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-13